SANGATTA – Pimpinan dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kodam VI Mulawarman. Momentum hari jadi yang diperingati setiap tanggal 18 Juli ini menjadi sarana penting bagi jajaran legislatif untuk menyampaikan apresiasi tertinggi atas pengabdian TNI. Pengorbanan prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kondusivitas wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Timur, dinilai sangat besar.
Ucapan selamat tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kutim, Jimmi, ST, MT, yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sayid Anjas dan Wakil Ketua DPRD Hj Prayunita Utami, bersama Sekwan Kutim pada Sabtu (18/07/2026). “Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kutai Timur, kami mengucapkan Selamat HUT ke-68 kepada Kodam VI Mulawarman. Semoga semakin jaya, semakin kuat, dan semakin profesional dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Jimmi.
Jimmi menjelaskan bahwa perjalanan panjang Kodam VI Mulawarman selama 68 tahun telah menunjukkan besarnya kontribusi TNI dalam menjaga stabilitas keamanan. Ia berharap institusi militer ini terus mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah serta menjaga kedekatan emosional bersama masyarakat. Menurut pimpinan legislatif tersebut, sinergi dan kolaborasi yang kuat antara TNI, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah.
Senada dengan pimpinan dewan, Sekretaris DPRD Kutim Jainuddin, SE, MM juga turut menyampaikan ucapan selamat dan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI pada hari yang sama. Ia berharap momentum hari jadi ini dapat memicu semangat baru bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan dedikasi mereka kepada tanah air. “Selamat HUT ke-68 Kodam VI Mulawarman. Semoga semakin jaya, semakin sukses, dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta keutuhan NKRI,” ucap Jainuddin dengan penuh semangat.
Jainuddin menambahkan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan seluruh pemangku kepentingan di Kutai Timur harus tetap dijaga dengan baik. Ia optimis bahwa kebersamaan yang solid akan membuat aspek pembangunan infrastruktur dan stabilitas keamanan di daerah dapat berjalan beriringan. “Hubungan yang sinergis tersebut pada akhirnya akan bermuara pada terwujudnya kehidupan masyarakat Kutai Timur yang aman, nyaman, dan sejahtera,” katanya. (*)

