Pangdam VI/Mulawarman Turun ke Kutai Timur, Serukan Prajurit TNI Jadi Kekuatan Rakyat di Era Konflik Modern

SANGATTA — Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Jumat (8/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menegaskan pentingnya prajurit TNI menjadi kekuatan rakyat yang mampu hadir di tengah dinamika sosial dan tantangan global modern.

FOTO HUM,AS KODIM 0909/KTM

FOTO: HUMAS KODIM 0909/KTM

Kunjungan Pangdam VI/Mulawarman berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan agenda peninjauan Brigif 32/Mangka Lihat di Kecamatan Bengalon hingga pengarahan kepada seluruh personel Kodim 0909/Kutai Timur di Sangatta.

Mayjen TNI Krido Pramono hadir bersama jajaran pejabat utama Kodam VI/Mulawarman, di antaranya Asren Kasdam VI/MLW Kolonel Inf Sukur Hermanto, Asintel Kasdam VI/MLW Kolonel Inf Yudi Purwanto, Asops Kasdam VI/MLW Kolonel Inf Totok Priyo Kismanto, Kapaldam VI/MLW Kolonel Cpl Heri Mulyadi, Kasidam VI/MLW Kolonel Czi Alfi Fahrudin, serta Kasmin Pangdam VI/MLW Letkol Inf Oklan.

FOTO : HUMAS KODIM 0909/KTM

FOTO: HUMAS KODIM 0909/KTM

Rombongan Pangdam tiba menggunakan helikopter Leonardo AW 169 registrasi PK-TVF milik PT Gunung Bayan dan mendarat di Helipad PT PIK Desa Sekrat, Bengalon. Kedatangannya disambut dengan jajar kehormatan, pengalungan manik-manik khas Kalimantan, hingga tarian adat penyambutan di Brigif 32/Mangka Lihat.

Di Brigif 32/MKL, Pangdam menerima paparan satuan, melakukan peninjauan fasilitas, serta memberikan pengarahan kepada prajurit Brigif 32/MKL dan Yon TP 879/RC.

Usai dari Bengalon, Pangdam dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sangatta melalui Bandara PT KPC Tanjung Bara. Kedatangan Pangdam disambut Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi, Dandim 0909/KTM Letkol A.R.H Ragil Setyo, unsur Forkopimda, hingga jajaran manajemen PT KPC.

Agenda dilanjutkan dengan transit di Wisma Enggang PT KPC, pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Bahrul Ulum PT KPC, hingga makan siang bersama sebelum menuju Makodim 0909/KTM.

Di Makodim 0909/KTM, Pangdam menerima jajar kehormatan, mengikuti tradisi tepung tawar, melakukan penanaman pohon, menerima paparan satuan dari Dandim, serta memberikan pengarahan kepada seluruh personel Kodim 0909/KTM.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Krido Pramono menyoroti perubahan ancaman global yang kini berkembang sangat cepat akibat kemajuan teknologi dan konflik modern dunia.

Menurut Pangdam, peperangan masa kini tidak lagi sepenuhnya bersifat konvensional. Dampaknya bahkan langsung memengaruhi kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi hingga ketahanan pangan nasional.

“Dunia sekarang berada dalam genggaman teknologi. Perubahan berlangsung sangat cepat dan peperangan modern sudah di luar pemikiran konvensional kita. Dampaknya bisa langsung memengaruhi harga BBM, ketahanan pangan, dan kondisi sosial masyarakat,” tegas Pangdam.

Karena itu, ia meminta seluruh prajurit TNI, khususnya satuan teritorial, untuk mampu membaca situasi sosial dan hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.

“Jadilah prajurit yang bernilai di mata rakyat. Jika kalian sudah menjadi emas di tengah masyarakat, maka kalian akan memiliki harga dan kehormatan,” ujarnya.

Pangdam juga menekankan pentingnya membangun kekuatan silaturahmi, jaringan komunikasi sosial, serta kepekaan terhadap persoalan masyarakat, termasuk sengketa lahan maupun potensi konflik sosial lainnya.

“Kodim harus bisa masuk ke semua lapisan masyarakat. Kalau belum mampu membantu secara materi, minimal hadir memberi penguatan moral dan solusi,” katanya.

Selain itu, Pangdam memberikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0909/KTM karena dinilai mampu menjaga disiplin prajurit dan menghindari pelanggaran.

“Pertahankan nama baik satuan ini. Pengabdian yang tulus akan kembali menjadi kebaikan bagi diri sendiri dan masyarakat,” pesannya.

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, turut mengapresiasi kunjungan Pangdam VI/Mulawarman yang dinilai memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kehadiran TNI yang dekat dengan rakyat menjadi kekuatan besar dalam menjaga kondusivitas daerah dan mendukung percepatan pembangunan Kutai Timur,” ujar Jimmi.

Menurutnya, pesan Pangdam sangat relevan dengan tantangan daerah saat ini, terutama dalam menjaga stabilitas sosial, ketahanan pangan, dan keamanan wilayah.

Rangkaian kunjungan kerja Pangdam VI/Mulawarman di Kutai Timur ditutup dengan pemberian cenderamata, foto bersama, serta konferensi pers bersama awak media sebelum rombongan kembali bertolak menuju Balikpapan melalui Bandara PT KPC Tanjung Bara.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights