Pewarta: Ricki Andara
Editor: Adi Sagaria
SANGATTA – Dalam upaya mendongkrak mutu pelayanan publik dan akuntabilitas legislatif, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur menggandeng Lembaga Pengkajian dan Penerapan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (LPPIA FIA UI). Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui penerjunan tim ahli untuk melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) secara langsung di wilayah Kabupaten Kutai Timur mulai tanggal 1 hingga 4 November 2026. Langkah ini menjadi instrumen ilmiah independen guna memotret persepsi objektif publik terhadap kinerja kedewanan serta kesekretariatan.
Pelaksanaan riset lapangan tersebut didasarkan pada penugasan resmi dari Kepala LPPIA FIA UI, Bramana Purwasetya, S.Sos., M.Si., yang diterbitkan pada akhir Oktober 2026. Untuk menjaga validitas dan kedalaman analisis, lembaga akademis terkemuka ini mengutus empat ahli yang dipimpin oleh Dr (c). Warsino, M.M., selaku Koordinator Lapangan. Tim tersebut juga diperkuat oleh jajaran pakar administrasi publik yakni Dr (c). Herman Susilo, M.M., Dr (c). Muhamad Fauzi, M.Si., serta Dr (c). Ryan Hevriansyah Utama, M.Si., yang bertugas melakukan penilaian komprehensif di lapangan.
Fokus utama dari survei ini membedah dua lini krusial dalam tata kelola pemerintahan daerah secara mendalam. Penilaian terhadap kinerja Anggota DPRD Kutai Timur mencakup optimalisasi fungsi legislasi dalam pembentukan peraturan daerah, transparansi penganggaran, ketajaman pengawasan, hingga komitmen penyerapan aspirasi masyarakat. Sementara itu, evaluasi terhadap Sekretariat DPRD difokuskan pada kualitas pelayanan administrasi, standar dukungan kelembagaan, serta keandalan penyediaan informasi publik bagi masyarakat luas.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Kutai Timur, Jainuddin, saat memberikan keterangan resmi di ruang kerjanya pada Kamis (5/11/2026), menegaskan bahwa kemitraan strategis dengan institusi sekaliber Universitas Indonesia ini merupakan komitmen jangka panjang untuk menghadirkan keterbukaan publik. Dengan didampingi oleh Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Anitha Fithriani, S.Kel., M.A.P. serta Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan (FPP) Rudi, S.E., ia memaparkan urgensi riset independen tersebut. “Survei ini bertujuan untuk memberikan dukungan akademis, kajian ilmiah, serta program pelatihan dan pengembangan. Melalui data objektif dari LPPIA FIA UI, kami ingin memastikan peningkatan kapasitas dan performa Sekretariat DPRD, khususnya dalam memfasilitasi fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar berjalan lebih optimal,” ujar Jainuddin. [1]
Melalui metodologi ilmiah yang dijalankan oleh tim ahli LPPIA FIA UI, publik diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyuarakan penilaian, tanggapan, dan masukan konstruktif tanpa bias sektoral. Hasil akhir dari survei ini diproyeksikan melahirkan rekomendasi yang terukur dan aplikatif demi menyusun langkah perbaikan pelayanan ke depan. Ikhtiar kolektif ini sekaligus menegaskan komitmen kuat DPRD dan Sekretariat DPRD Kutai Timur dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
#LPPIAFIAUI #UniversitasIndonesia #DPRDKutaiTimur #SekwanKutim #SurveiKepuasanMasyarakat #KutaiTimur #Sangatta #VoxaIndonesia #PelayananPublik #ReformasiBirokrasi (*)

