SANGATTA – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, ST, MT, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kejaksaan Bidang Intelijen se-Indonesia secara virtual dari Ruang Rapat Kantor Kejari Sangatta, Senin (10/8/2026).
Agenda strategis ini diikuti jajaran Kejati dan Kejari se-Indonesia, 236 peserta daring, serta 20 perwakilan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI). FGD dibuka langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani.
Dalam arahannya, Reda Manthovani menegaskan pentingnya menyatukan persepsi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menyebut Kejaksaan berkomitmen mengawal program pemerintah, terutama penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.
“Setiap proses harus akurat, akuntabel, dan transparan. Kerja sama dengan Ketua DPRD se-Indonesia krusial agar bantuan langsung dirasakan masyarakat di tingkat bawah,” tegas Reda.
Kehadiran Jimmi dalam FGD ini menjadi bukti komitmen DPRD Kutim untuk memperkuat sinergi legislatif bersama aparat penegak hukum demi mengawal kebijakan pro-rakyat. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Ketua ADKASI periode 2025–2030, Siswanto, S.Pd., M.H.
Melalui forum ini, sinergi antara Kejaksaan, DPRD, dan pemerintah daerah diharapkan semakin solid dalam menjaga transparansi pembangunan di daerah.(*)

