Pertagas Borong 3 PROPER Emas, Lompatan Besar BUMN Energi Menuju Standar Dunia

Penghargaan KLH tegaskan inovasi hijau dan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah operasi


JAKARTA – PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatat lompatan besar kinerja dengan memborong tiga penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), mempertegas posisi BUMN energi Indonesia dalam standar pengelolaan lingkungan kelas dunia.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring di Taman Mini Indonesia Indah, Selasa (7/4).

Indra menegaskan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti bahwa inovasi lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran pers resmi perusahaan yang diterima redaksi Portal DPRD Kutai Timur pada Jumat (10/4/2026).

Berbagai inovasi dijalankan Pertagas, mulai dari pengolahan sampah plastik menjadi sarana irigasi, pemanfaatan limbah untuk pupuk organik, hingga penguatan sistem pertanian ramah lingkungan di sejumlah wilayah operasi.

Program tersebut turut mendorong peningkatan ekonomi desa, memperluas akses air bersih, serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat secara signifikan.

Secara keseluruhan, program TJSL Pertagas telah menjangkau lebih dari 11 ribu penerima manfaat, dengan tingkat kepuasan masyarakat yang masuk kategori sangat baik.

Capaian ini mempertegas peran Pertagas tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai penggerak utama pembangunan berkelanjutan di sektor energi nasional.

Momentum tiga PROPER Emas ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa transformasi BUMN energi menuju standar hijau bukan lagi wacana, melainkan telah menjadi praktik nyata di lapangan.

Keberhasilan ini juga memperlihatkan bahwa pendekatan kolaboratif antara industri, masyarakat, dan pemerintah mampu menciptakan model pembangunan yang inklusif dan berdaya tahan.

Di tengah tantangan global terkait perubahan iklim dan tekanan sektor energi, langkah Pertagas dinilai menjadi contoh konkret bagaimana perusahaan nasional mampu beradaptasi sekaligus memimpin perubahan.

Dengan capaian ini, Pertagas tidak hanya mengukuhkan reputasi di tingkat nasional, tetapi juga membuka peluang untuk tampil sebagai referensi praktik terbaik pengelolaan lingkungan di tingkat internasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights