SANGATTA – Penantian wali murid dan guru SDN 013 Sangatta Utara untuk memiliki fasilitas putaran balik (u-turn) atau kapsulan akhirnya terwujud. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur resmi memulai pengerjaan fisik di Jalan Soekarno-Hatta, Senin (6/4/2026), dengan mengerahkan alat berat ekskavator untuk membuka median jalan.
Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi NasDem, Yulianus Palangiran, yang hadir langsung meninjau dimulainya pengerjaan, menyatakan bahwa proyek ini merupakan sinergi nyata untuk menjawab aspirasi masyarakat. Sebagai Ketua Komite SDN 013 sekaligus wakil rakyat, Yulianus menegaskan pentingnya kapsulan ini untuk mengakomodir kebutuhan mobilitas orang tua siswa dan guru yang selama ini kesulitan saat jam antar-jemput sekolah.
“Pekerjaan fisik ini adalah jawaban atas keluhan para orang tua yang selama ini harus memutar kendaraan cukup jauh hingga ke simpang jalur Bengalon. Berkat koordinasi yang baik antara Dinas Perhubungan dalam kajian teknis dan Dinas PUPR dalam eksekusi lapangan, titik putar balik ini kini mulai direalisasikan demi keselamatan anak-anak sekolah,” ujar Yulianus di lokasi.
Mengenai target penyelesaian, Yulianus menjelaskan bahwa proses konstruksi diperkirakan berlangsung cepat, namun memerlukan waktu tambahan untuk fungsionalitas jalan. Dinas terkait menargetkan pengerjaan fisik rampung dalam kurun waktu empat hari. Meski demikian, fasilitas ini baru bisa dibuka resmi untuk kendaraan setelah sekitar 10 hari guna memastikan proses pengeringan semen cor beton mencapai kekuatan maksimal.
Realisasi pembangunan ini mendapat apresiasi positif dari lingkungan sekolah dan warga sekitar. Langkah cepat pemerintah daerah melalui dinas teknis serta pengawalan ketat dari legislatif ini diharapkan mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan di kawasan pendidikan tersebut. (*)

