Pewarta: Indra
Editor: Adi Sagaria
SANGATTA – Upaya optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi inti pembahasan dalam agenda penerimaan kunjungan kerja kedewanan di hulu koridor industri Kalimantan Timur. Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi ST., MT secara resmi menerima jajaran Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bappemperda) DPRD Kota Bontang di Ruang VVIP Kantor Sekretariat DPRD Kutai Timur, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan lintas wilayah ini menjadi wadah penting bagi utusan Kota Taman untuk menggali referensi serta mencari masukan terkait rancangan Peraturan Daerah (Perda) dividen yang tengah mereka susun. Kehadiran legislator Bontang, yakni Nursalam dari Partai Golkar dan Drs. H. Suharno dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dimanfaatkan kedua pihak sebagai ajang komunikasi taktis untuk saling berbagi pengalaman regulasi penopang kas daerah.
Dalam pembicaraan tersebut, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menekankan bahwa studi komparasi antar-legislatif merupakan instrumen positif dalam memperkuat kemitraan sekaligus membuka peluang adopsi kebijakan yang dinilai berhasil.
“Sharing seperti ini merupakan hal yang biasa dilakukan antardaerah. Kita bisa saling bertukar informasi mengenai peraturan daerah yang sudah dilaksanakan, sehingga kebijakan yang baik dapat menjadi inspirasi dan diadopsi oleh daerah lain sesuai kebutuhan masing-masing,” ujar Jimmi.
Jimmi menjelaskan, gagasan penyusunan regulasi dividen yang sedang dirumuskan tersebut sangat menarik untuk dipelajari sebagai bahan pertimbangan di Kutai Timur yang juga berkarakteristik sebagai basis manufaktur dengan berbagai potensi ekonomi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta inspirasi yang diberikan. Pertukaran informasi seperti ini sangat baik untuk menambah wawasan dan menjadi bahan pertimbangan dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Bappemperda Bontang, Nursalam, menyampaikan apresiasi tinggi atas keterbukaan informasi dan sambutan hangat dari pimpinan parlemen Kutai Timur. Sinergi dua yurisdiksi yang berdekatan ini diharapkan mampu melahirkan rumusan hukum yang kokoh, pro-rakyat, dan berkelanjutan.
“Salam hangat dari pimpinan kami di Kota Bontang. Semoga pertemuan ini dapat mempererat hubungan dan kerja sama antardaerah. Apa yang kita harapkan di masing-masing daerah dapat terwujud dan membawa kemajuan serta manfaat bagi masyarakat,” pungkas Nursalam.(*)
Tags: #DPRDKutaiTimur #BappemperdaBontang #PADKutim #PerdaDividen #OptimalisasiPAD #RegulasiIndustri #TopNewsLokal

