DPRD Kutim Terima Aspirasi Suku Basap, Pendidikan dan Budaya Jadi Perhatian Serius

SANGATTA – Lembaga Adat Suku Basap Kaliorang melakukan kunjungan ke Kantor DPRD Kutai Timur, Senin, 12 Januari 2025. Rombongan dipimpin Ketua Adat Serin, didampingi tokoh adat serta perwakilan Kesultanan Kutai, Raden Faisal dan Hasanuddin Panglima Kesultanan Ing Martadipura Kutai Kartanegara Tenggarong.

Kedatangan rombongan diterima Ketua Komisi D DPRD Kutim Julfansyah bersama anggota Komisi D H. Masdari Kidang, Yulianus Palangiran, Yan, Syaiful Bakhry, Akhmad Sulaeman, Sekretaris Dewan Jainuddin, serta Kabag FPP Rudi di Ruang Hearing DPRD Kutim.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Adat Serin menyampaikan kondisi masyarakat Suku Basap yang masih tertinggal, terutama di bidang pendidikan, pelestarian budaya, dan infrastruktur. Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 100 anak usia sekolah di wilayah mereka, hanya sekitar 10 anak yang mampu menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMP, sementara sebagian besar hanya tamat SD bahkan ada yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali.

Selain pendidikan, Serin juga menyoroti minimnya sarana pendukung pengembangan adat dan budaya Suku Basap, serta kondisi jalan kampung yang belum layak, meskipun di sekitar wilayah mereka terdapat banyak perusahaan yang beroperasi. Ia berharap adanya perhatian serius dari DPRD dan pemerintah daerah untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat adat Basap.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kutim Julfansyah menegaskan bahwa DPRD merupakan rumah bagi seluruh rakyat Kutai Timur, termasuk masyarakat Suku Basap. Ia menyampaikan komitmen DPRD untuk memperjuangkan usulan terkait pendidikan, kebudayaan melalui lembaga adat, dan pembangunan infrastruktur.

Julfansyah menjelaskan bahwa usulan tersebut akan diupayakan masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026 dan anggaran murni tahun 2027. Selain itu, Komisi D juga akan melaporkan hasil pertemuan kepada pimpinan DPRD serta merencanakan kunjungan lapangan guna melihat langsung kondisi masyarakat Suku Basap.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperjuangkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat adat Suku Basap di Kutai Timur.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights