SANGATTA — Duka mendalam menyelimuti Kutai Timur. Alfian Aswad, S.I.Kom, tokoh publik, pejuang rakyat, dan salah satu figur penting dalam perjalanan pembangunan daerah, berpulang ke rahmatullah, Rabu, 24 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan kesedihan yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat serta jajaran pemerintahan dan DPRD Kutai Timur.
Keluarga besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur dan Sekretariat DPRD secara resmi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sosok yang dikenal luas sebagai figur berdedikasi tinggi dalam pengabdian kepada daerah.
Secara langsung, Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi, S.T., M.T., didampingi Wakil Ketua I Sayid Anjas, S.E., M.M., Wakil Ketua II Hj. Prayunita Utami, S.Tr.Keb., M.Kes., Sekretaris DPRD Jainuddin, S.E., M.M., serta seluruh anggota dewan, menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Kami semua, dari pimpinan hingga anggota, sangat merasakan kehilangan yang luar biasa. Almarhum adalah sosok panutan yang telah mengukir sejarah pengabdian bagi Kutai Timur,” ujar Jimmi di Sangatta.
Selama hidupnya, Alfian Aswad dikenal sebagai wakil rakyat yang berperan besar dalam pembangunan Kutai Timur. Ia juga pernah dipercaya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur, memperkuat perannya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik dan kelembagaan. Dedikasi, integritas, serta keberaniannya membuat namanya lekat sebagai tokoh perjuangan daerah.
Bahkan setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai anggota DPRD (2009–2024), Alfian tidak pernah berhenti berjuang. Ia tetap terlibat aktif membangun Kutai Timur melalui berbagai gerakan sosial-politik, termasuk terlibat langsung dalam tim perjuangan pemekaran Kabupaten Sangkulirang.
Jejak pengabdiannya membuktikan bahwa perjuangan putra terbaik Kutai Timur asal Sangkulirang ini bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan jiwa untuk daerah. Ketulusan, keberanian, dan semangat membangun yang ia wariskan kini menjadi teladan bagi generasi penerus.
Sebagai catatan sejarah, Alfian pernah dipercaya memimpin DPRD Kutai Timur pada periode tertentu. Dalam salah satu momentum penting, ia dilantik dalam rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD Bukit Pelangi, Sangatta, dan menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat terwujud jika legislatif dan eksekutif berjalan seiring demi kesejahteraan rakyat — prinsip yang ia pegang teguh hingga akhir hayat.
Kini, perjuangan itu telah usai. Namun nilai, teladan, dan kontribusi Alfian Aswad akan terus hidup dalam perjalanan Kutai Timur ke depan. Semoga almarhum menjadi inspirasi abadi bagi Kutai Timur atas peran dan kontribusinya yang begitu besar bagi daerah ini.
Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Selamat jalan, pejuang rakyat. Kutai Timur berterima kasih. (*)

