Tiga Anggota DPRD Kutim Dapil 4 Hadiri Musrenbangcam Telen, Kawal Usulan Pembangunan Warga

TELEN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Telen yang digelar di Kantor Kecamatan Telen menjadi momentum penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2027. Kegiatan ini mendapat perhatian serius dengan hadirnya tiga anggota DPRD Kutim Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang turun langsung mengawal aspirasi masyarakat.

Tiga anggota DPRD Kutim Dapil 4 yang hadir yakni Wakil Ketua Komisi C H. Bahcok Riandi dari Fraksi Demokrat, Yan, S.Pd., SD., M.Pd dari Partai Gerindra Fraksi PIR, serta H. Aidil Fitri dari Fraksi PKS. Musrenbangcam yang berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026 tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Daerah, antara lain Kepala Bidang Bappeda Kutim Marhadin beserta staf, Kepala Dinas Sosial Ernata, Camat Telen Margayawaty, perwakilan Polsek Muara Wahau Aiptu Irwan Agung, para kepala desa, serta unsur perangkat kecamatan.

Kehadiran wakil rakyat dari DPRD Kutim Dapil 4 ini menjadi bentuk komitmen legislatif dalam mengawal langsung usulan pembangunan yang disampaikan pemerintah desa. Para anggota DPRD menegaskan pentingnya agar setiap usulan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut, para kepala desa memaparkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama di bidang infrastruktur dan kewilayahan. Pembahasan difokuskan pada penyusunan kamus usulan pembangunan agar setiap program yang diajukan memiliki kejelasan sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi warga Kecamatan Telen.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutim, H. Bahcok Riandi, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Telen harus menjadi prioritas utama karena merupakan urat nadi aktivitas masyarakat, baik untuk mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, maupun akses pelayanan dasar. Menurutnya, kondisi jembatan membutuhkan penanganan serius agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi serta keselamatan warga Dapil 4.

Senada dengan itu, Yan, S.Pd., SD., M.Pd menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Telen merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama disuarakan masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan tersebut agar masuk dalam prioritas RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2027, karena jembatan tersebut menjadi penghubung vital antarwilayah serta mendukung kelancaran aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga.

Sementara itu, H. Aidil Fitri menekankan bahwa pembangunan Jembatan Telen bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut keadilan pembangunan bagi masyarakat pedalaman. Ia menyatakan sepakat bersama anggota DPRD Dapil 4 lainnya untuk memperjuangkan agar usulan jembatan ini mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah, mengingat fungsinya yang sangat strategis bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Telen dan sekitarnya.

Melalui Musrenbangcam Telen ini, diharapkan seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dan diperjuangkan hingga ke tingkat kabupaten. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci agar hasil Musrenbangcam mampu mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Telen.(*)

Laporan : Sri Eahayu

Editor : Adi Sagaria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights