SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur, Sayyid Umar, menyampaikan apresiasinya usai mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan administrasi DPRD dan pengelolaan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) yang dilaksanakan selama dua hari, 13–14 Februari 2026, di Balikpapan.
Menurutnya, materi yang diberikan sangat menambah wawasan dan menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Alhamdulillah, dua hari mengikuti Bimtek ini benar-benar memberikan tambahan ilmu bagi kami, khususnya dalam memahami bagaimana mengelola Pokir secara tepat, serta bagaimana tahapan dan strategi DPRD dalam penyusunan APBD,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemahaman tentang tahapan penyusunan APBD, mulai dari perencanaan hingga penganggaran, sangat penting agar aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara maksimal dan tepat sasaran. Selain itu, materi terkait administrasi kelembagaan DPRD juga dinilainya sangat bermanfaat dalam mendukung kinerja yang lebih tertib, profesional, dan akuntabel.
“Administrasi yang baik menjadi fondasi utama agar seluruh program dan aspirasi masyarakat dapat berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” tambah Sayyid Umar.
Hal senada juga disampaikan Hasbollah, anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Golkar, Daerah Pemilihan (Dapil) 5. Ia menilai, Bimtek dengan fokus pada peningkatan administrasi DPRD dan pengelolaan Pokir sangat relevan dalam memperkuat kapasitas anggota dewan, baik yang baru maupun yang telah berpengalaman.
Menurutnya, peningkatan kapasitas melalui Bimtek merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan penganggaran benar-benar berpihak kepada masyarakat serta dilaksanakan secara transparan dan bertanggung jawab.
“Melalui Bimtek ini, kami semakin memahami mekanisme dan aturan dalam pengelolaan Pokir serta administrasi DPRD. Ini menjadi bekal penting agar kami dapat menjalankan tugas secara lebih profesional dan memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara tepat,” ujar Hasbollah.
Ia berharap kegiatan Bimtek serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Bimtek yang dilaksanakan oleh Sekretariat DPRD Kutai Timur selama dua hari, 13–14 Februari 2026, menghadirkan tiga narasumber dari lembaga strategis, yakni Febiari Ahmadi, ST., M.Sc dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si selaku Direktur pada Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, serta Bambang Kismanto, M.Psi dari Balai Diklat Keuangan Balikpapan, Kementerian Keuangan. ( tim )
(

