Akbar Tanjung Tegaskan Arah Baru Pertanian Kutim, Hibah Pasca Panen Disebut Langkah Strategis Daerah


SANGATTA – Program hibah infrastruktur pasca panen dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Kutai Timur. Ketua Fraksi PKS DPRD Kutim periode 2024–2029, Akbar Tanjung, menyebut kebijakan tersebut sebagai arah baru pembangunan pertanian yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kualitas dan nilai tambah hasil panen petani.

Hal itu disampaikan Akbar Tanjung dihubungi melalui ponsel pribadinya pada Rabu (8/4/2026) saat menjelaskan hasil penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah ( NPHD ) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur dengan PERUM BULOG di Hotel Novotel Balikpapan pada 6 April 2026. Ia menilai kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan Perum BULOG menjadi momentum penting dalam mendorong modernisasi sistem pertanian daerah.



Menurut Akbar, keberadaan fasilitas pasca panen seperti Rice Milling Unit (RMU), mesin pengering (dryer), serta gudang penyimpanan akan membantu petani menjaga kualitas hasil produksi sekaligus menekan potensi kehilangan hasil panen yang selama ini kerap terjadi, terutama saat musim penghujan.

Fraksi PKS DPRD Kutim, lanjutnya, berkomitmen mengawal implementasi program tersebut melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar pelaksanaan hibah benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani di berbagai wilayah Kutai Timur.

Ia berharap program hibah pasca panen ini dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi masyarakat Kutai Timur secara berkelanjutan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Verified by MonsterInsights