KONGBENG – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bambang Bagus Wondo Saputra, meminta Pemerintah Daerah segera mempercepat pembangunan rumah sakit di Kecamatan Muara Wahau. Desakan ini disampaikan menyusul masih terbatasnya akses dan fasilitas layanan kesehatan yang dirasakan masyarakat di wilayah tersebut.
Menurut Bambang,keberadaan rumah sakit sangat mendesak untuk menunjang pelayanan medis yang layak sekaligus mengurangi ketergantungan warga terhadap rumah sakit rujukan di ibu kota kabupaten yang jaraknya cukup jauh. Ia menegaskan, pembangunan rumah sakit di Muara Wahau harus menjadi prioritas mengingat jumlah penduduk yang besar serta aktivitas ekonomi yang terus berkembang.
“Jadi hadirnya rumah sakit ini tidak hanya melayani warga Muara Wahau saja, tetapi juga masyarakat dari Kecamatan Kombeng dan Telen,” ujar Bambang,usai mengikuti Musrembangcam Kombeng di Kombeng,Senin (09/2/2026). Ia mengaku hingga kini belum melihat tanda-tanda konkret dimulainya pembangunan, meski rencana pendirian rumah sakit tipe D tersebut telah lama diwacanakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawan, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mewujudkan layanan kesehatan yang representatif dan mudah dijangkau. Saat ini, proyek pembangunan rumah sakit telah memasuki tahap peninjauan lokasi di Desa Wanasari, dengan target pembersihan lahan rampung pada tahun 2026 dan konstruksi fisik dimulai pada 2027.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga fokus melengkapi berbagai persyaratan, termasuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang ditargetkan selesai pada 2026.
Rumah sakit yang akan dibangun di atas lahan seluas enam hektare hibah dari Desa Wanasari tersebut dinilai menjadi bagian dari komitmen Bupati Kutim, Ardiasnyah Sulaiman, dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas bagi masyarakat.(*)
Laporan : Sri Rahayu
Editor: Adi Sagaria

