DPRD KUTIM, SANGATTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur akan menggelar Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2025/2026 pada Kamis, 9 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta.
Rapat paripurna istimewa ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pemerintahan daerah, di mana Bupati Kutai Timur dijadwalkan menyampaikan pidato resmi terkait capaian pembangunan, evaluasi kinerja pemerintahan, serta arah kebijakan strategis untuk tahun mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan, Hasarah, SH menyampaikan bahwa seluruh unsur pimpinan DPRD beserta anggota akan hadir dalam rapat tersebut.
“Ketua DPRD Kutim, Jimmi, ST., MT., bersama unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD dipastikan hadir. Begitu juga para kepala bagian serta pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Kutim telah dijadwalkan mengikuti jalannya paripurna secara penuh,” ujar Hasarah, SH didampingi Kabag Program Keuangan Jainuddin, SE., M.Si dan Kabag FPP Rudi, SE, Selasa (7/10/2025).
Hasarah menambahkan, rapat paripurna ini bukan hanya seremonial tahunan, tetapi juga menjadi wadah refleksi perjalanan Kutai Timur selama 26 tahun berdiri — dari masa awal pembentukan hingga kini menjadi salah satu kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang terus meningkat di Kalimantan Timur.
Momentum HUT Kutai Timur juga diharapkan menjadi pengingat akan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam memperkuat sinergi, pelayanan publik, serta upaya mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kecamatan.
Selain anggota DPRD dan jajaran Sekretariat Dewan, acara tersebut juga akan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga dan organisasi kemasyarakatan. Dengan tema peringatan yang mengangkat semangat kolaborasi dan inovasi, Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-26 Kutai Timur diharapkan menjadi momen bersejarah yang mempertegas arah pembangunan daerah menuju Kutai Timur yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.(*)

